HEBOH, tanggal 22 Maret 2014 pondok Inayatullah dihebohkan dengan adanya ayat-ayat Al Qur'an dikurangi.
Al Qur'an adalah pedoman hidup bagi kaum muslimin muslimat yang sangat diyakini kebenarannya di akhirat nanti. Tetapi ada kejadian yang langka ketika santri Inayatullah sedang membaca Al Qur'an. memang benar seiring perkembangan zaman ini, mesin cetak atau pencetaknya menggunakan teknologii modern sehingga tidak sempat teliti dalam pengerjaan cetakan.
Pada malam sabtu, santri Inayatullah seperti biasanya mengaji di Aula bersama Pengasuh Pondok. Ketika membaca ayat-ayat Al Qur'an tiba-tiba para santri mendadak bingung dengan adanya ayat yang kurang pada Al Qur'an pengasuh pondok. Sejenak terhenti, santri saling tanya dan "melongo" lihat kanan kiri. Pak Kyai pun ikut berhenti menanyakan kenapa para santri terdiam saat membaca Al Qur'an, ketika ditanya apa ada yang salah, para santri menjawab "njeh ayatipun mlampahi 2 ayat", Pak Kyaipun sedikit bingung dan berfikir untuk mengecek kebenaran faktanya.
Ironisnya, Al Qur'an milik Pak Kyai terbitan dari "Keraton Yogya", sehingga beliau memutuskan berhenti dan keesokan harinya mencoba mengkonfirmasi tentang hal tersebut.
Sampai berita singkat ini ditulis belum juga ada utusan atau konfirmasi dari pihak keraton terkait kurangnya ayat-ayat Al Qur'an.
Untuk teman-teman yang merasa ada yag aneh dengan Al Qur'an yang dimiliki, sebaiknya jika kita mengaji hendaknya ada salah satu yang menyimak dan membenarkan bacaan ayat-ayatNya agar terkesan halus tidak asal-asalan.